Bupati Kudus Buka Orientasi PPPK, Perkuat Kompetensi dan Integritas ASN
KUDUS – Sebagai komitmen peningkatan kualitas aparatur, Sam’ani Intakoris secara resmi membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Kabupaten Kudus Tahun 2026 di Lapangan Tennis Indoor Angga Sasana Krida, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Kudus dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah sebagai langkah strategis dalam membekali Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan kompetensi dan integritas yang mumpuni.
Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menegaskan bahwa orientasi PPPK merupakan kewajiban bagi ASN sebagai bekal awal dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
“Orientasi ini merupakan kewajiban bagi ASN sebagai bekal awal dalam menjalankan tugas. Penting untuk memiliki kinerja yang baik, memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, serta menjaga etika dan sopan santun di mana pun berada sebagai teladan di lingkungan masing-masing. Tantangan ke depan semakin sulit, sehingga marwah dan sikap harus tetap dijaga,” tegasnya.
Pihaknya berharap, setelah mengikuti orientasi, para ASN mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab demi terwujudnya pelayanan publik yang optimal di Kabupaten Kudus.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Kudus, Tulus Tri Yatmika menjelaskan bahwa kegiatan orientasi PPPK dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan ratusan peserta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus. Adapun pelaksanaan orientasi secara tatap muka akan berlangsung di Balai Diklat Pemerintah Kabupaten Kudus Sonya Warih Desa Menawan, Kecamatan Gebog.
“Orientasi PPPK ini dilaksanakan secara klasikal mulai 13 April hingga 2 September 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 659 orang yang terbagi dalam 18 angkatan. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk ASN PPPK yang profesional, berintegritas, serta memahami tugas dan fungsi secara efektif dan efisien. Melalui pembekalan ini, kami berharap para peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” jelasnya.
Salah satu peserta, Anisa Damayanti dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus, mengaku siap mengikuti kegiatan orientasi ini.
“Orientasi ini sangat bermanfaat sebagai bekal awal bagi kami untuk memahami peran dan tanggung jawab sebagai ASN. Kami berharap dapat meningkatkan kompetensi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kudus menegaskan komitmennya dalam mencetak aparatur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.