Berita

04 Februari 2026   17:00 WIB

Bupati Kudus Resmikan RSLH Hasil Kolaborasi Nojorono dan LAZISNU

Bupati Kudus Resmikan RSLH Hasil Kolaborasi Nojorono dan LAZISNU

Bupati Kudus Resmikan RSLH Hasil Kolaborasi Nojorono dan LAZISNU

KUDUS – Upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meresmikan Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) hasil kerja sama Pemkab Kudus, PT Nojorono, dan NU Care-LAZISNU Jawa Tengah pada Rabu (4/2/2026) di Desa Karangbener, Kecamatan Bae.

Program ini menjadi salah satu intervensi konkret dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait ketersediaan hunian yang layak. Melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT Nojorono bersama NU Care-LAZISNU Jawa Tengah menyalurkan bantuan senilai total Rp500 juta untuk 10 penerima manfaat RSLH, masing-masing sebesar Rp50 juta.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengapresiasi kontribusi dunia usaha dan lembaga filantropi yang turut bergerak bersama pemerintah daerah dalam penanganan kemiskinan ekstrem.

“Atas nama Pemkab Kudus dan seluruh jajaran, kami berterima kasih kepada PT Nojorono atas kontribusi ini,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat menjadi kunci percepatan penurunan kemiskinan ekstrem di Kudus.

“Dengan kehadiran PT Nojorono, bersama NU Care-LAZISNU dan Pemprov Jateng, kami meyakini Kudus dapat segera bergerak keluar dari kemiskinan ekstrem,” lanjutnya.

Bupati juga berpesan kepada para penerima manfaat agar rumah yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Kami titip kepada bapak dan ibu penerima manfaat, tolong dirawat dengan baik,” pesannya.

Presiden Direktur PT Nojorono Tobacco International, Surjadi Lukman, menjelaskan bahwa program RSLH merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah.

“Program ini sudah berjalan sejak 2022 sebagai bentuk dukungan terhadap program penanggulangan kemiskinan ekstrem, khususnya terkait ketersediaan rumah layak huni,” jelasnya.

Sementara itu, Perwakilan NU Care-LAZISNU Jawa Tengah, R. Wibowo, menyampaikan bahwa program RSLH yang diresmikan kali ini telah memasuki tahap ketiga.

“Program RSLH ini adalah tahap ketiga. Semoga ini bukan yang terakhir dan bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, Pemkab Kudus berharap kualitas hidup masyarakat terus meningkat dan target pengentasan kemiskinan ekstrem dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.

Info