Berita

24 Januari 2022   07:20 WIB

Bupati Instruksikan Setiap Desa Monitor Kondisi Tanggul

Bupati Instruksikan Setiap Desa Monitor Kondisi Tanggul

Bupati Instruksikan Setiap Desa Monitor Kondisi Tanggul

KUDUS - Curah hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir menyebabkan debit air meningkat. Hal tersebut menyebabkan tanggul sungai di Dukuh Jawik RT 02 RW 05  Desa Pladen Kecamatan Jekulo, Kudus jebol. Puluhan rumah sempat tergenang banjir akibat tanggul yang jebol. Saat meninjau pada Jum'at (21/1), Bupati Kudus Hartopo memerintahkan agar tanggul segera ditambal.

Sebelumnya, warga dan relawan telah menambal tanggul menggunakan ban dan batu. Satu alat berat dikerahkan untuk mengurug tanah menancapkan tiang pancang dari bambu. Untuk sementara, Hartopo meminta agar batu dan ban diganti dengan sak berisi pasir atau tanah supaya lebih kuat.

"Kalau pakai ban dan batu ini kesannya memang rapi dan bagus tapi rawan jebol. Nanti rumah warga jadi tergenang lagi," paparnya.

Hartopo memaparkan telah meminta seluruh camat dan kepala desa memantau kondisi tanggul saat rakor mitigasi bencana. Apabila ada indikasi kebocoran, pihaknya meminta untuk ditandai sehingga bisa langsung ditambal. Pasalnya, kalau kebocoran dibiarkan akan terkikis air sungai dan melebar. Namun, pihaknya belum melihat tindak lanjut terkait kondisi tanggul. Bupati meminta kerja sama kepala desa dan camat untuk memperhatikan sekaligus menindaklanjuti tanggul yang bocor.

"Kami sudah meminta kepala desa dan camat untuk menyisir tanggul. Jadi kalau ada yang bocor bisa langsung ditambal. Mohon setiap desa bisa menata tanggulnya masing-masing," ungkapnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BBWS untuk perbaikan talud, tanggul, dan normalisasi sungai. Sementara itu, anggaran Pemerintah Kabupaten Kudus tidak cukup untuk normalisasi sungai secara keseluruhan. Hanya bisa normalisasi lokal saja.

"Kami sudah meminta BBWS untuk normalisasi sungai. Banyak sungai di Kudus yang dangkal dan rawan banjir. Nanti juga ada perbaikan tanggul, kalau bisa ditinggikan lagi," ucapnya. 

Salah satu warga terdampak tanggul jebol, Sarpin, mendapat perhatian Hartopo. Pihak desa menyampaikan Sarpin yang telah berusia senja tinggal sebatang kara. Hartopo melalui Dinas Sosial P3AP2KB Kudus akan memberikan bantuan untuk memperbaiki rumah Sarpin.

"Kami memanggil Dinsos supaya diverifikasi dan mendapatkan bantuan. Kasian Mbah Sarpin yang tinggal sendiri dan atap rumahnya perlu diperbaiki," pungkasnya.(*)

Info