Berita

26 September 2023   12:20 WIB

Latihan Pengamanan Kericuhan Saat Pemilu, Pj Bupati Bergas : Semoga Simulasi itu Tak Terjadi

Latihan Pengamanan Kericuhan Saat Pemilu, Pj Bupati Bergas : Semoga Simulasi itu Tak Terjadi

Latihan Pengamanan Kericuhan Saat Pemilu, Pj Bupati Bergas : Semoga Simulasi itu Tak Terjadi

KUDUS - Kesigapan petugas gabungan saat latihan Sistem Pengamanan Dalam Kota (Sispamkota) untuk Pemilu 2024 dipuji Pj. Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan. Pihaknya menyebut simulasi itu menjadi gambaran nyata pengamanan kericuhan yang mungkin terjadi saat penyelenggaraan Pemilu.

"Sudah digambarkan dengan baik bagaimana petugas gabungan Polri dan TNI dalam mengamankan Pemilu 2024 nanti," paparnya usai menyaksikan latihan Sispamkota di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Selasa (26/9).

Menurutnya, simulasi menjadi perhatian agar kericuhan tak terjadi saat pesta demokrasi tahun depan. Untuk itulah, rancangan mitigasi penanganan harus dibentuk mulai sekarang. Baik oleh Polri dan TNI, maupun KPU, Bawaslu, pengusaha, camat, dan kepala desa.

"Pencegahan potensi kericuhan dalam Pemilu nanti harus diupayakan oleh masyarakat lintas sektoral. Sehingga semuanya siap mewujudkan Pemilu yang aman," paparnya. 

Bergas menjelaskan rentang waktu pemungutan suara di TPS juga harus segera disampaikan masyarakat. Begitu pula pertimbangan lokasi TPS. Pj. Bupati menjelaskan lokasi harus disesuaikan dengan kondisi dan cuaca sehingga memudahkan masyarakat untuk memberikan suara.

"Pemilihan lokasi TPS juga harus dipertimbangkan dengan baik. Misalnya, jangan sampai lokasi yang dipilih rawan banjir padahal sedang musim hujan," urainya.

Lebih lanjut, Bergas meminta masyarakat tidak khawatir untuk menyalurkan suaranya sebab petugas gabungan akan sigap mengamankan wilayah. Meskipun begitu, pihaknya mengimbau masyarakat tak cepat terprovokasi dengan ujaran kebencian yang memicu pertikaian.

"Jangan khawatir dan gusar. Kami berupaya menyelenggarakan Pemilu dengan aman dan nyaman. Namun, masyarakat juga tidak boleh gampang terprovokasi," pesannya.

Senada, Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto menekankan agar masyarakat tak mudah terpicu dengan berita provokatif seputar Pemilu. Dydit meminta masyarakat menjaga kerukunan meskipun berbeda pilihan. Sementara itu, pihaknya menyatakan siap mengamankan Pemilu 2024 dan menerjunkan petugas gabungan bersama TNI.

"Simulasi hari ini kami menerjunkan petugas gabungan 450an personel. Tapi nanti kami siap dengan personel lebih banyak lagi. Semoga Pemilu 2024 berlangsung aman dan kondusif," ujarnya.

Simulasi disaksikan juga oleh Ketua DPRD Kudus Masan, Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Andreas Yudhi Wibowo, dan perwakilan Forkopimda lainnya. (*)

Info