Bupati Kudus Tebar 15 Ribu Benih Ikan Nila di Saluran Kedungpipit Kiri
KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menebar 15 ribu benih ikan nila di saluran Kedungpipit Kiri, Jumat (10/4/2026), sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan perairan agar lebih produktif dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendukung kebersihan dan kelestarian ekosistem.
Dalam keterangannya, Bupati Kudus menjelaskan pemilihan lokasi dilakukan secara terencana karena memiliki potensi yang dapat dikembangkan.
“Kenapa kami memilih lokasi ini, karena di depan Kantor Dinas Pertanian dan Pangan serta PDAM terdapat sungai yang menjadi kewenangan Dinas PUPR, sehingga kita tata dan kita tebar benih ikan nila,” ujar Bupati Kudus.
Lebih lanjut, Bupati Kudus menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan strategis, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi masyarakat.
“Tujuannya untuk destinasi wisata, kemudian bisa dimanfaatkan untuk memancing dengan izin dari Dinas Pertanian, sekaligus menjaga kebersihan sungai, serta menjaga ekosistem dan menjadi hiburan bagi masyarakat,” imbuhnya.
Bupati Kudus juga memastikan aspek teknis telah diperhitungkan, termasuk ketersediaan air dan pakan bagi ikan.
“Untuk ketersediaan air saat musim kemarau sudah kami hitung, masih mencukupi untuk pertumbuhan ikan. Pakan ikan juga disiapkan oleh Dinas Pertanian,” jelasnya.
Usai tebar benih ikan, Bupati meninjau Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan di halaman Dinas Pertanian dan Pangan. Pihaknya mendukung pelaku UMKM dengan membeli dan mempromosikan produk yang dipasarkan, sehingga diharapkan dapat mendorong geliat ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
“Kami meninjau langsung Gerakan Pangan Murah yang diisi rekan-rekan UMKM. Kita membeli serta membantu mempromosikan produknya, agar bisa mendorong perputaran ekonomi.” Pungkasnya
Melalui kegiatan “tebar benih ikan, tebar kebaikan” yang diiringi dengan Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kabupaten Kudus mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai serta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Diharapkan dalam beberapa bulan ke depan ikan dapat tumbuh besar dan dimanfaatkan masyarakat secara bijak, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi warga, dengan tetap memperhatikan keamanan saat beraktivitas di sekitar sungai serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.